oleh

Atasi Kemacetan Wilayah Puncak Bogor, 556 Angkot Akan Di Pangkas

BOGOR, Kemacetan di kawasan wilayah Puncak Bogor, masih terus menjadi perhatian pihak Pemerintah Pusat dan pihak terkait lainnya, serta masyarakat banyak.

Terkait hal tersebut, Pemerintah Pusat berencana, akan mengurangi dan melenyapkan ataupun memusnahkan Angkutan Perkotaan (Angkot) yang masih beroperasi di kawasan wilayah Puncak Bogor saat ini.

Berdasarkan Informasi pihak Pemerintah Pusat, melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) berencana, akan lakukan sistem Buy The Servis (BTS) atau program angkutan umum bersubsidi, dengan pengoperasian sebanyak 52 armada bus, di kawasan wilayah Puncak, di Kabupaten Bogor tersebut.

Baca Juga  Pemeran Tukang Ojek Pengkolan Ika Kartika Kunnjungi SMK Citra Pariwisata Kota Bogor

Untuk mewujudkan rencana tersebut, pihak Pemerintah Pusat telah mempersiapkan anggaran dana sebesar 1 Miliar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Ade Yana menjelaskan, sedikit keberatan dengan rencana tersebut, mengingat hal ini, akan berdampak pada pemangkasan sebanyak 556 angkot, di kawasan wilayah Puncak Bogor.

Selain itu, menurut Ade Yana, hal ini, akan meningkatkan angka pengangguran, jika nantinya banyak supir angkot yang harus berhenti,” ungkapnya, terkait hal tersebut.

Ia juga mengatakan, kemacetan yang sering terjadi di Puncak Bogor itu, dikarenakan tingginya volume kendaraan pribadi, tanpa diiringi dengan peningkatan infrastruktur kualitas jalan.

Baca Juga  Terhenti Persoalan Teknis, Pembangunan Alun-alun Dan Masjid Agung Kota Bogor Dilanjut Bakal Terintegrasi

Lanjutnya menuturkan, bahwa solusi terbaik untuk mengatasi dan mengurai kemacetan ini, hanya pembangunan Jalur Puncak II,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor itu, kepada awak Media.

“Ya dikarenakan jalur Puncak yang sekarang sudah sulit untuk dilakukan pelebaran jalan saat ini,” pungkasnya.

Reporter Bogor:  Wieragus Virmala

Komentar

News Feed