oleh

Turunkan Mobilitas Warga Hingga Capai 50 Persen, Pemkot Lakukan Penyekatan Di Titik Ruas Jalan Perbatasan Kota Bogor

BOGOR, Foksat.id – Batasi mobilitas warga ditengah tingginnya lonjakan kasus Covid-19, Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten Bogor kembali memperketat penyekatan di setiap ruas Jalan perbatasan ataupun pintu keluar masuk Kota Bogor. Hal ini dilakukan untuk mengurangi dan juga membatasi mobilitas masyarakat, ditengah darurat kasus Covid-19.

Pemerintah mengimbau dan juga meminta kepada seluruh masyarakat Kota dan Kabupaten Bogor agar tetap berdiam diri di rumah, juga menahan diri untuk tidak keluar rumah jika tidak ada hal yang penting atau sifatnya darurat, dan juga tetap selalu jaga protokol kesehatan (prokes).

Sementara itu, penyekatan atau penutupan ruas Jalan tersebut diberlakukan mulai Rabu, 7 Juli 2021 hingga saat ini dan bakal berlanjut setiap hari hingga 20 Juli 2021, di beberapa titik ruas Jalan seperti halnya yang terlihat di kawasan ruas Jalan Simpang Dramaga, Ciherang dan sekitarnya.

Baca Juga  Sejak Diberlakukan PPKM Darurat, Wakil Wali Kota Bandung: Mobilitas Warga Baru Turun 17 Persen

Berdasarkan pantauan Fokussatu.id, Kamis, (8/7/2021) sejumlah kendaraan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat di Stop petugas yang berjaga di titik penyekatan, bagi pengendara maupun pengemudi yang tidak memenuhi persyaratan tidak diperbolehkan melintasi masuk Kota Bogor, selanjutnya diarahkan ke jalur Jalan lain, terkecuali bagi yang memenuhi persyaratan pekerja sektor esensial diperbolehkan untuk melintasi penyekatan tersebut.

Hal ini juga menimbulkan kemacetan disepanjang ruas Jalan, hingga terjadi antrean panjang kendaraan di beberapa ruas Jalan titik penyekatan.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan, penyekatan ini merupakan salah satu upaya strategi langkah Pemerintah untuk mengurangi dan juga membatasi mobilitas masyarakat. Sebab selama masa PPKM Darurat Jawa-Bali ini mobilitas warga masih terlihat sangat tinggi, hingga saat ini belum berkurang.

Baca Juga  Diduga Narkoba, Nia Ramadhani Dan Ardi Bakrie Diamankan Polisi

“Penyekatan ini menjadi salah satu langkah strategi kita dalam melakukan mengatasi penekanan penyebaran Covid-19 selama masa PPKM Darurat Jawa-Bali,” ujarnya.

Selanjutnya, Kombes Pol Susatyo menyebut, dengan diberlakukannya penyekatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat selama PPKM Darurat Jawa-Bali bisa menurunkan dan juga bisa menekan angka penyebaran Covid-19 saat ini.

“Kita berharap mobilitas ini, setidaknya bisa menurun hingga mencapai 50 persen,” ungkap Kombes Pol Susatyo, kepada awak Media, Kamis, (8/7/2021).

Adapun pemberlakuan titik penyekatan di kawasan Kota Bogor tersebut, kata Pol Susatyo menambahkan, diantaranya meliputi Simpang Tol Branangsiang, Simpang Ciawi, Simpang Salabenda, Simpang Pomad, Simpang Dramaga, dan juga di Stasiun Bogor.

Baca Juga  Ika Kartika Pemeran Bu Dosen Tukang Ojek Pengkolan Terpilih Sebagai Ketua PARFI Bogor

“Untuk di kawasan Tol akan dilakukan penyekatan di Area keluar pintu Tol Bogor, baik pintu Tol keluar arah Ciawi, Sentul, dan juga pintu keluar Tol Borr” pungkasnya. [WRV]

Laporan : Wieragus Virmala. Amd

Editor : Wieragus Virmala. Amd

Komentar

News Feed