oleh

DPD Pemuda Demokrat Indonesia Jawa Barat Angkat Bicara Terkait Sikap Kelompok Tak Etis Dan Tidak Bermoral

BANDUNG, Foksat.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Demokrat Indonesia Jawa Barat angkat bicara menyikapi manuver kelompok tertentuk yang belakangan gencar “mengganggu” pemerintah. Pemuda Demokrat Indonesia Jabar menilai sikap kelompok itu tak etis dan tidak bermoral dilakukan di tengah upaya pemerintah mengatasi pandemi Covid-19.

Ketua DPD Pemuda Demokrat Indonesia Jabar Herry MOS mengatakan, tugas dan tanggung jawab pemerintah sangat berat dalam menyelesaikan dan menuntaskan persoalan pandemi Covid-19.

Sementara di sisi lain, kata Herry, pemerintah tetap berusaha untuk menjaga keseimbangan agar ekonomi masyarakat tidak semakin terpuruk. Pemuda Demokrat Indonesia berkeyakinan, percepatan penyelesaian pandemi Covid-19 hanya bisa dilakukan jika semua kekuatan bangsa, baik pemerintah, TNI, Polri, swasta dan seluruh lapisan masyarakat, bahu membahu, bersatu padu dalam satu pemikiran, persepsi, dan langkah kongkret.

“Anehnya, belakangan ini malah muncul kekuatan dan kelompok tertentu yang mencoba mengganggu kosentrasi pemerintah dalam menyelesaikan persoalan tersebut dengan membuat statemen tendenstus malah provokatif dengan narasi-narasi menyesatkan yang sangat kental sekali bermuatan politik yang kemudian menyerukan perlawan rakyat. Target akhirnya sudah sangat mudah dibaca, yaitu ingin merongrong pemerintahan yang sah,” kata Herry MOS dalam keterangan tertulis, Jumat (9/7/2021).

Baca Juga  DPRD Jabar Minta Pemprov Fokus Perbanyak Program Pemberdayaan Masyarakat

Bagi Pemuda Demokrat Indonesia, ujar Herry, perilaku kelompok-kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai BEM UI, HMI MPO, dan BEM SJ, menunjukan sikap yang tidak etis, tidak bermoral, dan sangat jauh dari logika ilmiah yang bisa diterima hati nurani dan akal sehat serta menyimpang dari peribahasa leluhur, yaitu “ambeg Parama arta”.

“Seharusnya sebagai bangsa kita bisa menempatkan persoalan penyelesain penanganan kasus pandemi Covid-19 sebagai prioritas utama yang harus dikerjakan terlebih dahulu, daripada sekadar menjadi alat kepentingan sesaat kelompok tertentu yang tidak bisa menahan syahwat politiknya karena haus akan kekuasaan.

Baca Juga  Motor Penggerak Ekonomi,  Anggaran KPED Harus Menjadi Perhatian Pemprov Jabar

Atas dasar itu, Pemuda Demokrat Indonesia Jawa Barat menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Pemuda Demokrat Indonesia Jawa Barat mendesak semua komponen masyarakat memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk bisa berkonsentrasi penuh menyelesaikan pandemi Covid-19 tanpa direcoki, diganggu, dan dirongrong oleh hal-hal bernuansa politis dan inkonstitusional yang sebenarnya bukan persoalan prioritas bangsa saat ini.
  2. Pemuda Demokrat Indonesia Jawa Barat mengimbau seluruh lapisan masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing oleh gerakan-gerakan yang dilakukan oleh kelompok di atas dan tetap fokus di daerah masing masing menuntaskan program vaksinasi massal yang sedang berjalan. Karena langkah ini merupakan satu-satunya jalan keluar bangsa Indonesia dari pandemi Covid-19.
  3. Pemuda Demokrat Indonesia Jawa Barat mendesak kepada aparat penegak hukum agar segera menangkap siapa saja dan dari kelompok mana saja yang terindikasi dan nyata-nyata melanggar hukum seandainya terbukti secara sah dan meyakinkan mencoba menggagalkan program vaksinasi nasional Covid-19.
  4. Pemuda Demokrat Indonesia Jawa Barat menyatakan siap menjadi GARDA TERDEPAN dalam menghadapi kelompok-kelompok yang terus mencoba memanfaatkan situasi untuk memaksakan kepentingan politik kelompoknya dengan mengalihkan isu pandemi ini sebagai pintu untuk terus merongrong kewibawaan dan kekuasaan pemerintah yang sah saat ini.
  5. Pemuda Demokrat Indonesia Jawa Barat menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus DPC Pemuda Demokrat Indonesia se-Jawa Barat untuk terus berkonsolidasi dengan jajaran pengurus di bawahnya dalam rangka mengantisipasi setiap kemungkinan perkembangan situasi yang terjadi sambil menunggu arahan serta perintah lebih lanjut yang akan disampaikan kemudian.
Baca Juga  Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat Jabar Lantik Anggota PAW Fraksi PKS

Komentar

News Feed